Jerawat - Artikel   
SHARING

Campak
Sumber: ibu ibu DI

Tanya
anakku (20 bulan), enam hari yang lalu terserang panas tanpa batuk dan pilek. Sudah diperiksa dokter dan hanya dikasih obat turun panas saja. Tetapi sudah dua hari ini keluar bintik-bintik di muka dan perut. Aku pikir hanya biang keringat biasa tapi aku khawatir terserang campak. Bagaimana ciri-ciri utama campak dan pertolongan pertama dan pencegahannya ?(Em)

Jawab
Anakku juga pernah seperti itu tetapi ternyata bukan campak. Menurut DSA-nya, sudah biasa kalau turun panas akan timbul bintik-bintik yang merupakan tanda menuju kesembuhan. Penanganannya tidak usah diberikan apa-apa hanya aku kasih minum air kelapa hijau dan madu. Tetapi selama bintik-bintiknya belum hilang anakku tidak aku mandikan. Apalagi kalau terkena campak jangan sampai kena angin.(Nd)

Sewaktu anakku berumur 7 bulan juga pernah sakit seperti ini. Menurut DSAnya bukan campak karena kalau campak biasanya diikuti dengan pilek dan mata agak berair. Dokternya bilang "sepupunya campak", yang disebabkan oleh virus. Lebih baik dibawa kedokter saja.(Ee)

Sewaktu anakku berumur 7 bulan juga pernah sakit seperti ini. Menurut DSAnya bukan campak karena kalau campak biasanya diikuti dengan pilek dan mata agak berair. Dokternya bilang "sepupunya campak", yang disebabkan oleh virus. Lebih baik dibawa kedokter saja. Anakku sempat juga test darah karena di bagian paha ada merah-merah yang tidak bisa hilang, kata dokternya takut gejala demam berdarah.(Ya)

Anakku pernah juga seperti itu. Menurut DSAnya itu hal biasa anak terkena virus. Oleh dokter disuruh kasih bedak saja.(Rs)

Anakku pernah seperti itu, panas dan timbul bintik merah merata. Takutnya demam berdarah, tapi setelah diperiksa, DSAnya bilang itu hanya virus dan tidak lama pasti hilang. Oleh dokter dikasih bedak dan obat penurun panas. Tiga hari kemudian bersih, panas maupun bintik-bintiknya hilang. Selama proses penyembuhan jangan dimandikan dan tidak boleh kena angin.(Cs)

Anakku juga kena campak. Yang pertama waktu usia 4 tahun, panas tinggi sampai 39C lebih antara 1-2 hari, dan hari itu juga merahnya keluar banyak banget, mata merah berair. Tapi setelah 2 hari sudah tidak panas lagi (tinggal merah saja yang beberapa hari kemudian jadi hitam). Beberapa hari kemudian adiknya panas tinggi sampai kejang. Yang ini campaknya baru timbul 4 hari setelah kejang itu (campaknya susah keluar mungkin karena dihantam obat panas terus karena kejang - sampai masuk RS dia karena kejangnya itu). Kalau aku ke-2 anak dibawa kedokter karena panasnya tinggi sekali. Dan dikasih obat sama dokternya. (Fel)

Campak itu kalau tidak salah yang bahaya itu komplikasinya. Kalau campaknya saja tidak apa-apa, apalagi kalau sudah keluar merah-merahnya. Abangku meninggal karena sakit campak. Mungkin bukan campak penyebabnya, tapi ada gejala lain yang menyertainya. Jadi setelah panasnya turun, dibawa pulang ke rumah, sudah ceria lagi, tapi tidak lama mendadak panas tinggi lagi. Dibawa balik ke RS, disuntik sama dokter tapi tidak lama meninggal dunia. Dokternya sampe berusaha menyedot obatnya keluar lagi, tapi memang sudah sajalnya. (Fer)

Ada baiknya dibawa ke dokter saja walaupun menurut kita yang awam ini sudah biasa saja tapi tidak ada salahnya kita periksakan ke dokter supaya lebih tenang. Sama sekali bukan nakutin tapi aku ingat temanku, anaknya juga meninggal dunia karena campak, padahal anaknya itu kelihatan sehat-sehat saja, makanya waktu itu kita semua sampai kaget. Ini aku kirimkan juga beberapa artikel seputar campak, semoga bermanfaat bagi kita semua. (Sus)

Anakku juga abis kena campak jerman (kata dokternya). Cuma anakku waktu itu malah tidak demam, dan tetep ceria juga cuma karena waktu itu dia bilang tidak enak makan, makanya aku bawa ke dokter. Tapi menurut dokter tidak bahaya dan waktu itu saran dokter cuma:

- Sementara tidak usah mandi (kuatir demam), tapi kalau badannya tidak panas sih boleh mandi (atau dibasuh).
- Supaya tidak gatel, kulitnya dibedakin pake Salicyl Talk Selebihnya normal-normal saja, kalau mau sekolah juga boleh.

Waktu itu dokter cuma ngasih vitamin (anakku waktu sakit memang rada enek kalau makan, katanya mau muntah), sama dikasih tambahan obat Polacel yang juga cuma dikasih pas sakit saja & tidak harus dihabisin.Kayaknya Polacel ini sejenis obat anti alergi/gatal. Itu saja. Aku
malah tidak terpikir untuk memberi air kelapa ijo. (De)

Anakku yang pertama kena campak usia 3 th agak parah, pada bagian dalam mulutnyapun ikut keluar bercak campaknya sehingga sulit menelan sampai dirawat dan diinfus seminggu waktu itu. Oleh DSA dijelasin yang berbahaya adalah side-effectnya soalnya bisa infeksi paru kalu tidak salah. Waktu itu gejala awalnya sih sama, panas kemudian muncul bercak kemerahan mula-mula di belakang telinga dan lipatan kaki dan lengan. Pertama kali ke DSA dikira gejala typus or DHF sebab bercaknya belum jelas hanya kemerah2an, terus panas sampai 2 hari tidak turun-turun, mulut anakku terlihat kemerahan dan sewaktu balik lagi ke DSA disuruh dirawat karena terlihat bentolan2 di rongga mulutnya seperti bentolan2 merah bukan seperti luka. (Mam)

2003-08-29 11:36:43

Mamaku kerja di rumah....
Bersama d'BC Network, mamaku bisa mendapatkan uang walau setiap hari di rumah saja nemenin aku...
Klik di sini untuk info lengkapnya...



ADSL

Kamar Orang Tua

Cabut Gigi

Digicam + Handycam

Krem Untuk Luka Bekas Gigitan Nyamuk

Obat batuk untuk anak 2 tahun:

Ryzen

Kaos Kaki Panjang

Liburan Menginap Di Ancol

Pengganti Kulkas untuk ASI

Daftar selengkapnya...

Contact Us
 © 2014 dunia-ibu.org